Dalam dunia logistik, khususnya untuk pengiriman peti kemas secara Full Container Load (FCL) menggunakan truk trailer, metode perhitungan tarif yang digunakan sangat berbeda dengan pengiriman kargo ritel atau kurir. Kami tidak menghitung berdasarkan berat (kilogram) atau dimensi volume barang, melainkan menggunakan Sistem Ritase.
Apa Itu Sistem Ritase? #
Istilah “Rit” atau “Ritase” mengacu pada satu putaran perjalanan (trip) armada truk dari titik keberangkatan (contoh: Pelabuhan Tanjung Priok) menuju satu titik tujuan bongkar (contoh: Gudang di Cikarang), dan kembali lagi mengembalikan peti kemas kosong ke depo.
Tarif ritase adalah harga borongan (lump sum) untuk satu kali perjalanan penuh tersebut, terlepas dari apakah peti kemas Anda terisi penuh atau hanya setengahnya.
Komponen Apa Saja yang Masuk dalam Tarif Ritase? #
Untuk memberikan kemudahan dan transparansi kepada klien, tarif ritase umumnya sudah mencakup komponen biaya operasional utama armada, yaitu:
- Sewa Armada: Biaya penggunaan unit Prime Mover (kepala truk) dan Sasis 40ft.
- Bahan Bakar (BBM): Kalkulasi konsumsi solar untuk rute yang disepakati.
- Uang Jalan Sopir: Biaya operasional pengemudi selama perjalanan (tol, parkir standar, retribusi resmi).
Apa yang TIDAK Termasuk dalam Tarif Ritase? #
Agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam perencanaan anggaran logistik Anda, ada beberapa biaya pihak ketiga yang tidak termasuk dalam tarif ritase trucking, antara lain:
- Demurrage & Detention (Denda pelayaran).
- Storage Charge (Biaya penumpukan pelabuhan).
- Biaya asuransi kargo (dikelola oleh pemilik barang).
- Biaya bongkar muat di lokasi klien (SPSI / Kuli angkut).
Transparansi Harga Bersama PT. Ratu Prima Raya #
Kami menjunjung tinggi prinsip transparansi harga dalam setiap kemitraan bisnis. PT. Ratu Prima Raya menawarkan struktur tarif ritase trailer 40ft yang sangat kompetitif untuk seluruh rute industri di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) hingga area Jawa Barat. Dengan penawaran harga yang final dan tanpa biaya tersembunyi (hidden cost), Anda dapat merencanakan Harga Pokok Penjualan (HPP) produk Anda dengan lebih presisi.


